Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Senin, 29 Oktober 2012

Hari Libur yang Sepi


Masih dalam suasana Idul Adha atau lebaran haji. Gimana nih teman-teman semua udah pada berqurbankan? Yang belum bisa berqurban tahun ini, mudah-mudah tahun depan bisa leluasa berqurban, dilapangkan rizkinya. Amin. Yang belum kebagian daging qurban juga nggak usah khawatir, mungkin belum rezekinya. Saya doakan mudah-mudahan tahun depan dapat. :D

Di hari libur lebaran haji ini, kira-kira apa nih yang dilakukan teman-teman sekalian. Terhitung sejak 26-28 Oktober 2012 merupakan libur hari raya. Tentu liburan panjang tersebut harus di isi dengan sesuatu yang bermanfaat. Misalkan mengajak seluruh keluarga liburan, ini suatu kegiatan yang sekali-kali harus dilakukan. Selain untuk menjalin kebersamaan juga dapat memperkuat ikatan kekeluargaan.

Hari minggu kemarin (28 Oktober 2012) merupakan hari libur terakhir pada Idul Adha tahun ini. Para tetangga di tempat saya tinggal ternyata sudah mengagendakan suatu tour ke salah satu pantai. Ibu saya pun tidak ketinggalan ikut dalam acara tour tersebut. Konon beliau berangkat bersama Adik bungsu saya secara gratis lho. Heem kok bisa? Iya dong, lagian hari gini buang-buang duit buat jalan-jalan tuh rugi kata beliau. Untungnya ada tetangganya yang lain yang memberikan satu kursinya pada Ibu hingga beliau bisa ikut dalam tour tersebut. Enak nya.

Hari minggu tersebut suasana di rumah sangat sepi. Setelah Ibu dan si bungsu Vina Oktaviani berangkat jam 06.00 Wib, disusul oleh sang Ayah dan adik kedua, Tedi Hidayat pergi bekerja. Adik saya bisa dibilang 'baru belajar' berkerja ini lumayan susah untuk dibangunkan pagi-pagi. Hampir satu jam saya membangunkannya belum ada perubahan. Sepertinya mimpi yang dibuatnya terlalu asyik untuk dihilangkan hingga ia tetap meneruskan.

"Aa.. Jangan lupa ya, tedi dibangunkan nanti telat datang ke tempat kerja." seru Ibu sesaat sebelum pamit untuk pergi tour.

Hampir tiga kali saya mencoba membangunkannya namun tetap saja tidak bergeming. Alunan kata-kata indah yang saya lantunkan mungkin terlalu merdu untuk didengarnya hingga ia malas membuka matanya. hehe..

"Tedi, Bangun...!!!" teriakku melihat dirinya susah sekali bergerak bangun. Masih mending kalau dia masih sempat untuk mandi dan sarapan. Biasanya kalau udah kesiangan gini, semuanya serba mepet. "Hey, ini udah jam 07.00 Wib. lho, kamu masuk jam berapa?" tanyaku dengan nada keras. Sambil mengucek-ngucek matanya ia menoleh ke jam dinding yang sedari tadi berdetak. "Hah, jam 07.00 lewat" terdengar ia agak kaget dan bergegas pergi ke kamar mandi. Tidak perlu hitungan lama, ia pun udah berpakaian rapi, siap berangkat.

"A.. tedi berangkat dulu ya...!" serunya sambil mencium tangan saya. "Lha nggak sarapan dulu?" tanyaku heran. "Nggak usah.." jawabnya singkat. "Eh, bawa bekal, itu udah disiapkan juga sama Ibu!" seru saya menahan langkahnya seketika. Ia hanya menoleh, "Nggak usah deh, kan nggak bawa tas." jawabnya. "Kan bisa pakai tas Aa yang biru tuh." saran saya. Dia hanya menggelengkan kepalanya tanda menolak. "Trus kalau nggak bawa bekal, makan apaan dong nanti?" tanya saya sok khawatir gitu :p "Ya, gampang. kan banyak warung nasi di sana." jawabnya sambil berlalu pergi. "Oh, syukur deh kalau punya uang mah." batinku sambil mengangguk-anggukan kepala.

Akhirnya, rumah pun terasa sepi. Hampir semua tetangga ikut dalam tour tersebut. Saya hanya berdoa semoga semua diberikan kesehatan dan keselamatan hingga pulang nanti. ^_^

0 komentar:

 

Free Music