Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Senin, 13 Agustus 2012

Aku Punya ALLAH Yang Maha Besar

Saat mengisi materi untuk buka bersama di Masjid al-Awwabien Cibatok I pada hari ahad, 12 Agustus 2012 pukul 14.00-17.45 Wib saya menyampaikan materi tentang Ramadhan. Begitulah pesan panitia saat meminta saya untuk mengisi acara tesrsebut. Hanya saja memang dikemas dalam bahasa khas remaja.


Alhamdulillah, saya kebagian waktu ba'da ashar. Namun pas hari H, pihak panitia menelepon bahwa saya mendapat jatah materi pertama pikul 14.00. Ku liihat jam dinding menunjukan 13.00 wib.  
"Waduh setengah jam lagi..!!!" jawab saya kaget
"Bisa nggak kang, dateng aja dulu ke sini pesertanya udah pada datang nih." sahut panitia yang masih terdengar suaranya diujung telepon.
"Masalahnya saya belum ngedit-edit materinya karena ada yang belum saya masukan". Saya pikir ba'da ashar cukuplah sebelum saya tampil untuk memberikan materi. Ternyata salah. Allah berkehendak lain

Bukan berarti saya menunda-nunda pekerjaan. Saya sudah banyak belajar dari pengalaman dan Insya Allah selama bisa saya kerjakan pasti dikerjakan hari itu juga. Saya tidak mau menumpuk pekerjaan. Karena kalau kita menumpuk pekerjaan hari ini untuk dikerjakan besok maka pekerjaan besok dikerjakan kapan? Atau dengan kata lain, suatu masalah jika ditunda untuk diselesaikan besok maka kita akan kebingungan untuk mengerjakan masalah yang baru. Kita akan semakin disibukan dengan berbagai masalah yang setiap detik menghampiri kita.

Biasanya untuk mengisi materi, seorang pembicara disediakan laptop untuk membuat materi yang nanti akan disampaikan. Hanya saja saat itu ada dua materi. Kebetulan saya kebagian jatah yang kedua, maka teman yang kebagian jatah pertama untuk mengisi saya persilakan membawa laptop agar materi yang akan dia sampaikan bisa dipelajari dulu. Namun sayangnya kejadiannya berubah. Manusia hanya bisa merencanakan, Allah lah yang menentukan. Alhamdulillah, ibrah yang bisa saya petik dari kejadian ini adalah jangan pernah kita menyepelekan sesuatu sekecil apapun. Berusahalah memberikan yang terbaik sesuai kemampuan yang kita miliki. Allah tidak akan membebani para hambanya sesuai dengan batas kemampuannya.

Kita harus mampu menghadapi situasi sesulit apapun. Yakinkan pada diri ini  bahwa saya pasti bisa. jangan katakan masalahku sangat besar. Tapi coba katakan "Wahai masalah, aku punya Allah Yang Maha Besar." Hanya kepada Allah kita berserah diri. Ini membuktikan bahwa kita itu lemah. Tidak ada yang mesti kita banggakan di hadapannya. Harta, ilmu, kedudukan, keahlian semua titipan Allah. Semua tidak akan pernah kita miliki tanpa kehendak-Nya. Jika yang mpunya mengambil maka kita tidak bisa berbuat apa-apa.

0 komentar:

 

Free Music