Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Sabtu, 14 April 2012

Solusi Galau

Galau merupakan sebuah kata yang sulit diartikan, karena hanya diri kita yang mengetahui penyebabnya. Virus galau semakin merajalela di dunia maya terutama di jejaraing sosial seperti Twitter dan Facebook. Hampir setiap menit status galau bermunculan di beranda facebook kita, mulai dari status patah hati sampai masalah keluarga pun sampai dibawa-bawa. Tidak hanya remaja, tapi juga orang dewasa, hmm.., ternyata galau sudah menginfeksi semua kalangan.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan galau, karena galau itu fitrah, dan aku yakin semua orang pernah mengalaminya Akan tetapi apa iya semua orang harus tahu ketika kita galau? Hingga setiap kita punya masalah mesti ditulis di wall facebook kita. Dan apa yang kita dapatkan ketika kita meluapkan kegalauan pada si “maya”, apakah lantas masalah teratasi?. ^_^

Sahabat, setiap orang pasti punya masalah, setiap orang pernah merasakan kegalauan. Akan tetapi besar kecilnya masalah setiap orang itu berbeda, hal ini tergantung bagaimana cara kita menyikapi masalah itu sendiri. Berikut ada beberapa tips anti galau.

1. Banyak berteman.
Memiliki teman banyak ,mungkin bisa menghindari diri kita dari stres, karena dengan banyak berteman maka hidup tidak akan merasa kesepian lagi, hidup menjadi penuh warna.

2. Ikut banyak kegiatan.
Semasa Sekolah banyak sekali kegiatan positif yang bisa kita lakukan. misalnya pramuka, PMR, ROHIS dan lain sebagainya, bila kita mengikuti kegiatan tersebut, akan membuat diri kita lebih terbebas mengatasi galau. Tak hanya itu, kegiatan kegiatan poitif lainnya juga bisa kita gunakan untuk mengatasi galau. Intinya banyakin kegiatan yang bisa sejenak melupakan pikiran kita.

3.Rajin ibadah.
Inilah fungsi ibadah. Dengan beribadah, hati kita akan menjadi tentram, dan yakinlah Tuhan bisa menyelesaikan semua masalah kita. Jadi lebih baik berdoa dari pada mengeluh terus…, pasti akan selalu ada jalan

4.Rajin Olahraga.
Olahraga cukup bagus untuk melupakan masalah. Mulailah dengan olahraga ringan seperti berjalan kaki. Karena kalau kita rajin olahraga otomatis pola tidur akan lebih baik. Jadi kita akan terhindar dari jam-jam malam di mana kita masih melek dan terus memikirkan semua masalah kita, sedangkan tidak ada temen berbagi karena semua temen kita udah pada tidur.

5. Segera menyelesaikan permasalahan
Selesaikanlah penyebab galau itu sendiri, harus diingat bahwa menyimpan masalah dan tidak segera menyelesaikannya bagai menyimpan bom waktu yang sewaktu-waktu pasti akan meledak.

6. Lepaskan dan sampaikan hasrat atau uneg-uneg penyebab galau tersebut.
Jika kita memendam rasa (marah, suka, benci) terhadap seseorang akan lebih baik disampaikan kepada orang tersebut. Walaupun hasilnya terkadang tidak seperti yang diharapkan namun akan lebih meringankan beban perasaan sobat.

7. Coba Curhat
Mencari orang yang dapat dipercaya untuk bercerita atau curhat terhadap permasalahan yang sedang dihadapi, walaupun mungkin tidak mendapat solusi terbaik tapi paling tidak ada referensi masukan untuk memecahkan masalah tersebut. Dan kita akan merasa jauh lebih lega karena telah mengeluarkan masalah yang kita rasakan kepada sahabat kita.

8. Berfikir Positif (Positif Thinking)
Selalu berfikir positif (Positif Thinking) dalam menjalani kehidupan, buang prasangka buruk kepada kita dan rekan kita. Berfikir positif tidak akan membuat pikiran kita berjalan kemana mana.

9. Refreshing
Pergi kepantai, kegunung dan teriak sekeras-kerasnya sampai merasa fresh dan segar. Buang semua kegalauan disana. Saat kita pulang maka masalah kita sudah tidak ada lagi. Insyaallah

Masih merasa galau juga?. Yuk hadapilah masalahmu dengan berani, selesaikanlah dengan kepala dingin, jangan pernah kau berpikir untuk lari, karena masalah ada untuk dihadapi. Cobalah untuk selalu berpikiran positif, hilangkan kegalauan dengan aktivitas yang bermanfaat. Jangan malah update status galau terus yaa…. ^_*.


------------------

Solusi GALAU menurut Al-Qur'an dan As-Sunnah

1. Kenapa harus Galau? >> Orang beriman gak boleh galau
Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Imran; 139)

2. Kalo gak boleh Galau, trus gmn? >> Build Your Castle
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah
supaya kamu beruntung.”
(QS. Al-Imran; 200)

3. Galau koq disuruh sabar, kan sabar itu gak gampang? >>Allah itu Maha Baik
Sungguh menakjubkan urusan orang mukmin itu bahwa semuanya baik, tidak ada yang tidak baik. Dan yang demikian itu hanya dimiliki oleh seorang mukmin, tidak bagi yang non mukmin. Yaitu jika mendapatkan kesenangan, dia bersyukur dan itu adalah baik (baginya), dan jika dia mendapatkan hal-hal yang menyedihkan, dia sabar dan itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)

4. So ? >> be positif thinking
Positif thinking pada Allah SWT (Allah sesuai dengan persangkaan hambanya). Positif thinking pada diri sendiri (muslim yang baik adalah yang “bermanfaat” bagi orang di sekitarnya)

5. Next? >> Light Up Your Life
Jika selalu ada cahaya dalam setiap gelap, kenapa kita tidak mendatanginya? Jika ada terang pada setiap gulita, kenapa kita enggan untuk menjemputnya? Kawan, cahaya hidayah terang itu selalu menyapa kita, hanya saja kita mungkin enggan untuk disapanya. Barangkali kita yang kurang peka menjemput cahaya hidayah itu. Ambillah cahaya hidayah (Islam), karena hanya itu yang membuat kita terterangi dalam setiap langkah kita

[Luky B. Rouf penulis Buku Light Up Your Life]



Kegembiraan adalah pintunya kesedihan, dan kesedihan adalah pintunya kebahagiaan
Nggak ada yang selama-lamanya.. 


Ketika Allah swt memberikan 1 kesulitan maka Dia menemaninya dengan 2 kemudahan 
Fa inna ma’a al-usri yusraa, inna ma’a al-usri yusraa


Masalah besarnya bukan seberapa besar dosa kita,
Tapi seberapa besar taubat kita kepada Allah swt.


Atau tantangan kita bukan berapa kali kita jatuh
Namun berapa kali kita memutuskan untuk kembali bangkit.


Berharap kebaikan dari-Nya adalah wajib,
Sedang berputus asa dari rahmat-Nya adalah haram.


Maka ketika lapang, bagikanlah kesenangan pada orang lain
Mudah-mudahan ada pula yang berbagi senang ketika kita dalam keadaan susah.


Namun, ketika galau, lebih baik dipendam sendiri dan diadukan kepada Allah,
Khawatir bila diadukan pada manusia akan menambah beban mereka.


Semua manusia pasti punya masalah yg sama berat,
Hanya sebagian mengadukannya pada manusia dan sebagian lagi mengadukannya pada Allah.


Sayangnya yang mengadukan galau pada ramai manusia
Tak mendapat kecuali mengumbar aib dan kelemahan diri, tanda ketidakmatangan.


Yang layak digalaukan bukan sesuatu yg akan pudar seiring waktu,
Lebih pantas menggalau akan hari yg lebih panjang, masa yg lebih lama.


Sebagaimana seorang tukang parkir tak menggalaukan mobil yang datang dan pergi,
Karena dia sadar itu bukan miliknya.


Begitupun manusia, merasa kehilangan padahal ia tidak pernah memiliki apapun,
Kecuali yang dipinjamkan Allah kepadanya.


Begitulah Abu Bakar memperingatkan bahwa cukup dunia ditaruh ditangan
Tak perlu dimasukkan kedalam hati, karena ia akan segera mengakar.


Karena keindahan dunia layaknya mawar berduri
Makin kuat digenggam, semakin sakit dirasa, menggalau seterus masa..


Kepunyaan Allah-lah seluruh isi langit dan bumi, dan kepada-Nya lah segala sesuatu menyembah.
Apa yang kita miliki?


Tekukkan lutut, angkat telapak tangan, mulailah berdoa kepada Pemilik dan Pemberi Kehidupan.
Insya Allah Dia berkenan mengangkat sedih.


Galau bisa jadi berarti kita kurang mengingat-Nya,
Dan tak ada sesuatupun menggalaukan bila semua kita wakilkan pada Allah Swt..


Walaupun begitu, memang manusia diciptakan dalam keadaan rapuh, hanya 1 cara untuk menjadi kuat.
Mendekatlah pada Allah.

[@felixsiauw - penulis buku MAF 1453]



ANTI GALAU..

WALAU suamimu tak sekeren ANDI LAU, gak usah GALAU..
WALAU isterimu tak secantik seseksi J-LAU, hak usah GALAU..
WALAU suaramu tak semerdu MELLY GOESLAU, gak usah GALAU..
WALAU rambutmu tak juga mengkilat BERKILAU, gak usah GALAU..
WALAU aksi demo ke penguasa juga sering DIHALAU, gak usah GALAU..

Kalau sedang GALAU..
Jangan katakan, "Wahai Allah, masalahku sungguh besar.."
Tapi katakanlah, "Wahai masalah, Allah-ku sungguh besar.."

So..
Hari geneeeee masih GALAU..?
Sorry lah YAU...! :D

4 komentar:

Solusi Galau mengatakan...

wah lengkap penjelasan nya...hehe
jgn lupa kunjung balik ya kang ke web saya :)

kang kos mengatakan...

Sama-sama bro

Anonim mengatakan...

makasih atas solusinya :)

kangkos mengatakan...

Iya sama-sama :)

 

Free Music