Sudah berlangganan artikel blog ini via RSS Feed?

Jumat, 13 Agustus 2010

Kualitas Shaum Kita


Alhamdulillah, sejak ditulisnya coretan ini, terhitung sudah tiga hari kaum Muslimin melaksanakan ibadah shaum di bulan suci ramadhan 1431 H ini. Tak terasa hari begitu cepat berlalu, tentunya bagi orang-orang yang dengan senang hati menjalankan ibadah puasa ini. Ikhlas menjalankannya. Tidak mengharapkan pujian dari orang lain, riya, atau bahkan malu sama teman sehingga terpaksa ikut-ikutan melaksanakan shaum di bulan ramadhan ini.


Sungguh sayang sekali bagi mereka yang berbuat demikian. Tidakkah mereka memahami apa yang dibulan suci Ramadhan itu?

"Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan keberkahan. Allah telah mewajibkan kalian shaum di dalamnya. Dibulan itu pintu-pintu syurga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan dibelenggu. Di bulan itu pula terdapat malam yang lebih baik dari seribu bulan"

" Barang siapa yang melaksanakan shaum di bulan ramadhan dengan iman, maka akan diampuni segala dosa yang telah lalu."


Tentu mereka yang yakin akan pahala yang diberikan Allah kepada para hambaNya yang bersungguh-sungguh menjalankan puasa ini, akan senantiasa bersemangat sekali. Ia akan meningkatkan kualitas amal ibadahnya dengan kualitas terbaik (Ahsanu Amal), karena memang Allah hanya akan menerima amal para hambanya dengan kualitas terbaik.

"Dan siapa saja diantara kalian yang lebih baik amalnya." (QS. Al-Mulk : 2)

Tentu seharusnya ini menjadi motivasi kita untuk terus bertaqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah.

"Tidaklah hamba-Ku bertaqarrub kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih aku sukai dari pada menunaikan kewajiban yang telah Aku perintahkan kepadanya. Hamba-Ku senantiasa bertaqarrub kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunnah hingga Aku mencintainya (HR. Bukhari)

Maka sudah sepantasnya di bulan suci Ramadhan ini kita tingkatkan kualitas ibadah wajib kita seperti: shalat lima waktu, zakat, shaum dan aktivitas dakwah. Dan tak lupa juga dengan menambah amalan-amalan sunnah sebagai pelengkap seperti: shalat terawih, qiyamul lail, tadarus al-qur'an, bersedekah, memberi makan orang yang berbuka dan amalan shalih lainnya. Itu semua dilakukan dalam rangka mendekatkan diri (bertaqarrub) kepada Allah SWT.

Sungguh Ramadhan ini adalah tamu agung yang penyambutannya pun harus istimewa. Aneh banget kalau sesuatu yang sangat penting ini dilalaikan begitu saja. Tidak diusahakan dengan semaksimal mungkin. Sungguh rugi orang yang melewatkan Ramadhan namun ia tidak mendapatkan apa-apa, ia hanya mendapatkan rasa lapar dan haus saja.

"Betapa banyak orang yang berpuasa tidak mendapatkan apapun selain rasa laparnya saja." (HR. Ahmad)

Yuk, dari sekarang kita terus tingkatkan kualitas amalan shalih di bulan suci Ramadhan ini, jangan sampai terlewatkan begitu saja. Mari kita gapai rahmat, ridha dan ampunan Allah SWT.

0 komentar:

 

Free Music